Counter Pengunjung







Login Form
| Lounching Program Pelatihan Keterampilan Pelajar |
| Friday, 30 October 2009 01:46 |
|
Mobil Cepu Limited (MCL), Operator Blok cepu, bekerjasama dengan Unit pelatihan Teknis (UPT) Pelatihan Kerja Bojonegoro dan Lembaga Pengembangan Sosial Masyarakat Indonesia (LPSMI) melounching program pelatihan keterampilan vocational training di Aula Depertamen Agama Bojonegoro, Jalan Patimura, Sabtu (24/10/2009). Kegiatan serimonial tersebut dihadri perwakilan pejabat dari tiga kabupaten yakni Asisten III Pemkab Blora Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro dan Kabid Industri Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban Jatim. Selain itu juga sejumlah public affair MCL, pejabat UPT Pelatihan Kerja Bojonegoro dan Pusdiklat Migas Cepu, camat dan sejumlah Kepala Sekolah dari tiga kabupaten. Project Manager LPSMI Ervan Kus Indarto menyatakan, bahwa pelatihan dasar keterampilan kerja ini diikuti 308 pelajar tingkat SLTA dari tiga Kabupaten. Rinciannya, dari Kabupaten Bojonegoro sebanyak 154 peserta, Tuban 62 siswa, dan Kabupaten Blora sejumlah 30 pelajar. ”Pelatihan ini telah kita mulai seminggu yang lalu. Untuk kegiatanya kita pusatkan di UPT Pelatihan Kerja dan Pudiklat Migas Cepu,” kata Ervan Kus Indarto. Dalam kegiatan ini ada beberapa program pelatihan yang diberikan pada peserta. Yakni Mobil Crane Operator, Instalasi dan Proteksi Listrik, Pipe Fitter, Forklif, Las Listrik, Perpipaan, Service Diesel, serta Instalasi Listrik. ”Untuk pelaksanaanya kita bagi dalam beberapa kelas sesuai dengan jenis keterampilan. Kita akan memberikan pendampingan sampai mereka selesai mengikuti pelatihan ini,” ujar Ervan. Edy Kurniawan, Public Affair MCL menjelaskan, bahwa program pelatihan ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat dibidang pendidikan yang dilakukan MCL di wilayah kerjanya. Program ini sendiri, kata dia, merupakan program pelatihan tahun ke II. ”Lulusan tahun lalu sekarang ini banyak yang telah mendapatkan pekerjaan sesuai dengan sertifikat yang mereka miliki. Mudah-mudahan lulusan tahun ini lebih banyak lagi,” ungkap Edy Kurniawan. Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Zainudin mengatakan, sangat menyambut baik dengan program pelatihan bagi pelajar SLTA yang diberikan MCL. Pasalnya, dengan perkembangan zaman seper sekarang ini harus diikuti dengan kompetensi baik keterampilan maupun informasi dan teknologi (IT). ”Pelatihan ini sangat tepat sekali. Karena dapat memberikan keterampilan kecakapan bagi pelajar untuk bersaing dalam bursa kerja nantinya,” pungkas pria asli Pulau Dewata ini. (Kominfo/PTI) |
