Non Pemerintahan

Kalendar

<<  September 2010  >>
 Mo  Tu  We  Th  Fr  Sa  Su 
    1  2  3  4  5
  6  7  8  9101112
13141516171819
20212223242526
27282930   

Counter Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

 

Login Form



Pembangunan Puskesmas Malo Dilanjutkan
Friday, 30 October 2009 02:01

Pembangunan Puskesmas Malo Dilanjutkan

Proyek pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kecamatan Malo yang sempat dihentikan karena dinilai tidak sesuai bestek, bakal segera dilanjutkan pembangunannya. Kepastian itu disepakati saat CV. Prambanan, kontraktor penggarap, Konsultan proyek dan Dinas Kesehatan Bojonegoro, melakukan hearing (rapat jejak pendapat) dengan Komisi D DPRD Bojonegoro, Kamis (29/10/2009). “Apakah kontraktor dan konsultan siap untuk meneruskan pembangunan ini dengan kesepakatan kualitas sesuai srandart,” tanya Ali Huda, Ketua Komisi D saat heraing.

Menurut dia, pembangunan puskesmas di Kecamatan Malo harus terus berjalan meski beberapa waktu lalu sempat dihentikan oleh Komisinya. Sebab, pelayanan kesehatan masyarakat merupakan yang utama. “Bukan kami ingin menghalang-halangi. Tapi kami ingin pelaksanaan proyek ini sesuai prosedur. Sebab uang yang digunakan untuk pembangunan ini adalah uang rakyat,” jelas politisi PBR ini.

Dia menegaskan, pengehentian proyek pembangunan puskesmas Malo ini merupakan warning bagi kontraktor-kontraktor. Sebab, dia menilai banyak sekali kualitas proyek pembangunan puskesmas di sejumlah kecamatan seperti di Kecamatan Temayang, Kepohbaru, dan Bubulan, tidak sesuai bestek. “Karena itu kita akan terus melakukan sidak untuk mengawasi proyek, khususnya yang bersumber dari APBD II,” tegas Ali Huda.

Direktur CV. Prambanan, Bukhori, mengaku siap untuk meneruskan proyek pembangunan Puskesmas Kecamatan Malo sesuai standart yang ditentukan. “Jika dewan memintanya, kamis siap untuk melanjutkannya dan mendatangkan konsultan setiap hari ke proyek,” sergah Bukhori.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro Hariyono menyatakan, setujua sekali dengan langkah Komisi D untuk menghentikan setiap proyek, khususnya dilingkungan Dinas Kesehatan yang tidak sesuai dengan bastek. “Demi tercapainya kualitas pembangunan di Bojonegoro kami tidak mempermasalhkannya. Bahkan kami mendukung langkah Komisi D ini,” sambung Hariyono usai mengikuti hearing.

Seperti diketahui, proyek pembangunan Puskesmas Malo sempat dihentikan Komisi D DPRD Bojonegoro. Saat melakukan sidak dilokasi, komisi yang menangani masalah pembangunan di Bumi Angling Dhamrma menemukan proyek yang ditenderkan senilai Rp 600 juta dan berhasil direbut CV. Prambanan dengan tawaran Rp. 476 juta lebih ini dinilai tidak sesuai bastek. Baik pengerjaannya maupun tendernya.(Kominfo)