Sukseskan Asesmen Nasional Tingkat SMP, Pemkab Bojonegoro Siapkan 13 Miliar

Afifah
08 Oct 2021
38 dilihat

Bojonegorokab.go.id - Pemkab Bojonegoro menggelontorkan dana Rp 13,02 miliar untuk pengadaan sarana Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) dan mebelair pendidikan. Program ini untuk menunjang Pelaksanaan Assesmen Nasional (AN) jenjang SMP gelombang I dan II sebagai pengganti ujian nasional (UN).

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Lasiran mengungkapkan hal ini sesuai peraturan menteri, AN sebagai pengganti UN yang merupakan program penilaian terhadap mutu setiap lembaga pendidikan, pada jenjang dasar dan menengah.

Assesmen Nasional bertujuan mengukur Literasi, numerasi, dan survei karakter  siswa dan survei lingkungan bagi guru serta kepala sekolah. Pelaksanaan Assesmen Nasional jenjang SMP dibagi menjadi 2 gelombang, yakni gelombang l dilaksanakan tanggal 4 sd 5 Oktober 2021 dan gelombang ll tanggal 6 sd 7 oktober 2021

“Pelaksanaan Assesmen Nasional jenjang SMP berjalan lancar dengan diikuti oleh siswa kelas VIII sejumlah 3.585 siswa,” terang Lasiran.

Lasiran menjelaskan untuk gelombang II, total SMP yang mengikuti AN sejumlah 107  SMP yang meliputi 49 SMP Negeri, 6 SMP satu Atap, dan 52 SMP swasta.

Sementara itu, untuk menunjang pelaksanaan AN, Pemkab Bojonegoro melakukan pengadaan sarana penunjang TIK beserta mebelair di 35 SMP yang terdiri atas 22 PC, 1 Server, 1 set LAN dan 150 meja kursi setiap lembaga dengan rincian Rp 10,8 miliar untuk pengadan unit komputer dan Rp 2,1 miliar untuk pengadaan mebelair.

“Membuat pelaksaan AN lancar ,nyaris tidak ada kendala,” ungkapnya.

Ia juga berharap AN dapat diikuti dengan baik oleh para siswa kelas VIII, serta bapak ibu guru dan kepala sekolah dengan tanpa kendala akibat sarana penunjang. Hal ini akan membawa titik tolak terhadap program peningkatan Mutu pendidikan setelah hasil AN diberikan oleh kemendikbudristek kepada Dinas Pendidikan untuk kemudian di tindak lanjuti dengan berbagai program sesuai dengan kelemahan serta rekomendasi hasil AN.

“Pada akhirnya akan meningkatkan IPM Bojonegoro,” pungkasnya.(FIF/NN)