Mulai Hari Ini, Tes CPNS dan PPPK Tiga Kabupaten Dipusatkan di Bojonegoro

Afifah
13 Oct 2021
1.394 dilihat

Bojonegorokab.go.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi CPNS dan seleksi kompetensi bagi PPPK Non Guru Tahun 2021. Kegiatan ini serentak diikuti peserta dari tiga kabupaten, yakni Bojonegoro, Tuban dan Lamongan. Seleksi SKD Kegiatan dipusatkan di GOR Dabonsai Bojonegoro, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. 

Sejumlah 7.034 peserta untuk lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan mengikuti seleksi secara bertahap. Dimulai hari ini, Rabu (13/10/2021) sampai Sabtu (23/10/2021). Setiap harinya dibagi dalam 3 sesi, dan setiap sesinya maksimal berisi 300 peserta.

Pembukaan acara seleksi tersebut dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah. Selain itu juga dihadiri Sekda Kabupaten Tuban, Asisten 3 Lamongan, jajaran Forkopimda Bojonegoro, para Asisten Setda dan Kepala OPD Pemkab Bojoneoro.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPP Bojonegoro, Muchamada Aan Syahbana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peserta seleksi dari Kabupaten Bojonegoro sebanyak 3.479 peserta, terdiri dari CPNS sebanyak 3478 peserta, dan PPPK sebanyak 1 peserta. Untuk Kabupaten Lamongan sebanyak 1.350 peserta, yang semuanya peserta dari CPNS. Dan Kabupaten Tuban sebanyak 2.205 peserta, dengan rincian CPNS sebanyak 2.152 peserta, dan PPPK sebanyak 53 peserta.

“Sementara untuk rincian jadwal pelaksanaanya, Kabupaten Bojonegoro tanggal 13 sampai dengan 17 Oktober 20021, Kabupaten Tuban tanggal 18 sampai dengan 21 Oktober 2021, dan Kabupaten Lamongan tanggal 22 sampai dengan 23 Oktober 2021,” kata Aan Syahbana.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Nurul Azizah dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada pelakasanaan seleksi kompetensi dasar bagi CPNS dan PPPK  tahun 2021 ini dilaksanakan dengan protokol kesahatan (prokes) yang ketat, karena masih ditengah masa pandemi covid-19.

Pada sambutan tersebut, Nurul Azizah berpesan kepada para peserta untuk berjuang dan berikhtiar menentukan masa depan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN)

“Kebetulan di tahun ini, sesuai dengan informasi Kemenpan bahwa peluang menjadi ASN adalah yang terakhir. Karena tahun depan peluangnya hanya pada PPPK,” ungkap Nurul Azizah.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga berpesan untuk mempergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, mengikuti semua aturan, serta mempergunakan bekal kemampuan semaksimal mungkin.

“Mudah-mudahan harapan anak-anakku sekalian bisa terwujud, karena apapun ini menjadi bekal untuk menata masa depan. Namun manakala tujuan dan harapan kita tidak sesuai, berarti Allah memberikan jalan solusi yang terbaik. Oleh karenanya jangan berkecil hati, tetapi tetap laksankan dengan ikhtiar sebaik mungkin karena kita diwajibkan untuk berikhtiar,” imbuh Nurul Azizah.(dit/NN)