Pemkab Bojonegoro Launching E-Bakul untuk Tingkatkan Ekonomi Lokal, ASN Wajib Belanja ke Pelaku Usaha Kecil

M. Khoirudin
27 Aug 2025
1.367 dilihat

Pemkab Bojonegoro Launching E-Bakul untuk Tingkatkan Ekonomi Lokal, ASN Wajib Belanja ke Pelaku Usaha Kecil

Bojonegorokab.go.id - Para pelaku UMKM Bojonegoro terus didorong untuk makin berkembang dengan adanya aplikasi e-Bakul, yang di-launching Rabu (27/8/2025) di Pendopo Malowopati. Sistem e-Bakul dibuat oleh Pemkab Bojonegoro untuk mendorong kemandirian, menarik jiwa anak muda berwirausaha dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kewajiban para ASN berbelanja ke pelaku usaha kecil.

Dengan e-Bakul, seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro wajib mengalokasikan 10 persen dari tunjangan untuk berbelanja di gerai lokal seperti toko kelontong, konter pulsa/listrik, PKL jasa transportasi ataupun usaha mikro lainnya. Launching e-Bakul sendiri bertema “Bekerja Cerdas, Ekonomi Lokal Tancap Gas, Makin Berkualitas”. 

Menurut Bupati Bojonegoro Setyo Wahono langkah ini merupakan upaya meningkatkan ekonomi lokal. Pihaknya mendorong keaktifan para ASN dalam mewujudkan perputaran ekonomi lokal yang lebih baik melalui e-Bakul. Serta mendorong kemandirian dan daya tarik bagi anak muda berwirausaha. “Ini sangat bermanfaat karena kita sedang mempersiapkan pedagang kecil dan memberikan pemahaman ke depan serba digital," jelas Bupati Wahono.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menambahkan, melalui e-Bakul, pendapatan yang diterima ASN juga dirasakan oleh pelaku ekonomi lokal. Setiap transaksi nantinya dilengkapi nota dan diinput ke e-Bakul dengan ketentuan 10 persen dari TPP. “Belanja ASN untuk kenaikan ekonomi lokal," jelas Wabup Nurul.

Kabag Organisasi Setda Pemerintah Kabupaten Bojonegori Dyah Enggarini menjelaskan, e-Bakul ini untuk memantau dan merekap belanja ASN pada pelaku usaha kecil. Selain itu untuk mendorong partispasi ASN dalam mendukung pertumbuhan usaha kecil, meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. e-Bakul lahir sebagai inovasi digital semangat perubahan ASN dalam menumbuhkan ekonomi lokal. 

Enggar melanjutkan, e-Bakul ini terintegrasi dengan e-TPP ASN. Ada sebanyak 4.681 ASN penerima TPP yang akan terlibat. Dengan rincian 2.158 PNS, 2.523 PPPK. Ini di luar tenaga kesehatan (nakes) dan guru yang akan terlibat dalam penggunaan aplikasi. 

"Jika secara konsisten ASN mendukung tercipta perputaran ekonomi ini, dalam sebulan perputaran sekitar 2,5 miliar. Hari ini diikuti 25 usaha mikro," ujarnya. [cs/nn]