Warga Bojonegoro Rayakan Malam Tahun Baru di Alun-alun dalam Nuansa Kesederhanaan dan Kebersamaan
Bojonegorokab.go.id – Alun-Alun Bojonegoro menjadi lokasi paling favorit warga merayakan malam pergantian baru Rabu (31/12/2025) malam. Sejak sore, warga bedatangan ke alun-alun. Mereka dari berbagai kecamatan, memadati pusat kota untuk menikmati momen pergantian tahun 2025 menuju 2026 dalam gelaran Car Free Night.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa begitu kental. Keluarga, anak muda, hingga warga lanjut usia tampak menikmati malam pergantian tahun dengan berjalan santai, bercengkerama, dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat. Kehadiran beragam stan UMKM turut menambah semarak, mulai dari kuliner khas hingga aneka permainan anak yang menjadi daya tarik tersendiri bagi keluarga.
Di tengah keramaian, panggung hiburan menjadi pusat perhatian masyarakat. Berbagai pertunjukan seni ditampilkan, mulai dari tarian tradisional yang merefleksikan kekayaan budaya lokal hingga penampilan band-band asal Bojonegoro yang sukses menghibur pengunjung.

Antusiasme warga terlihat dari riuh tepuk tangan dan sorak hangat yang mengiringi setiap penampilan.
Meski berlangsung meriah, perayaan tahun ini terasa berbeda. Nuansa kesederhanaan sengaja dihadirkan sebagai bentuk solidaritas dan empati kepada saudara-saudara di Aceh dan Sumatera yang tengah mengalami musibah. Tanpa pesta berlebihan, perayaan pergantian tahun justru dimaknai sebagai ruang kebersamaan dan kepedulian.
Menjelang detik-detik pergantian tahun, suasana Alun-Alun Bojonegoro berubah menjadi khidmat. Masyarakat diajak memanjatkan doa bersama untuk keselamatan dan ketabahan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana. Doa kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri secara bersama-sama. Tepat saat tahun berganti, confetti pun beterbangan menghiasi malam, menjadi simbol syukur dan harapan baru di penghujung tahun.
Malam pergantian tahun itu tetap terasa ramai, namun hangat dan penuh makna. Sebuah perayaan yang tidak hanya menandai berakhirnya tahun, tetapi juga mempererat nilai kemanusiaan dan persaudaraan.
Mengawali tahun 2026, masyarakat Bojonegoro menatap masa depan dengan optimisme dan kebersamaan. Dengan semangat saling peduli, gotong royong, dan persatuan yang terus terjaga, Bojonegoro diharapkan melangkah menjadi daerah yang bahagia, makmur, membanggakan.[zul/nn]