Dinkes Bojonegoro Wujudkan Pelayanan Kesehatan Terbaik, Torehkan Banyak Prestasi Sepanjang 2025

M. Khoirudin
02 Jan 2026
36 dilihat

Dinkes Bojonegoro Wujudkan Pelayanan Kesehatan Terbaik, Torehkan Banyak Prestasi Sepanjang 2025

Bojonegorokab.go.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro mencatat berbagai capaian strategis sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. 

Sejumlah indikator kesehatan menunjukkan tren positif. Mulai dari perluasan akses layanan kesehatan, pengendalian penyakit, hingga penguatan inovasi pelayanan publik.

Salah satu capaian menonjol adalah pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau 534.394 warga sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, capaian pemeriksaan kesehatan anak sekolah mencapai 60,80 persen, sementara capaian penduduk umum sebesar 40,32 persen. Hal ini mencerminkan ada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan.

Dalam upaya pengendalian penyakit menular, Kabupaten Bojonegoro mencatat keberhasilan pengobatan Tuberkulosis (TBC) sebesar 90,89 persen, mendekati standar nasional. Pada saat yang sama, percepatan penurunan stunting terus menunjukkan hasil positif, dengan prevalensi balita stunting menurun dari 2 persen pada tahun 2024 menjadi 1,82 persen pada tahun 2025.

Indikator kesehatan ibu dan anak juga mengalami perbaikan. Jumlah kematian balita menurun dari 77 kasus pada 2024 menjadi 76 kasus pada 2025, sedangkan angka kematian ibu turun signifikan dari 11 orang pada 2024 menjadi 5 orang pada 2025. Sejalan dengan hal tersebut, Indeks Keluarga Sehat meningkat dari 0,47 pada 2024 menjadi 0,77 pada 2025, menandakan semakin kuatnya peran keluarga dalam menjaga kesehatan.

Berbagai capaian tersebut turut mengantarkan Kabupaten Bojonegoro meraih sejumlah penghargaan. Di tingkat kabupaten, Dinas Kesehatan berhasil meraih Juara 1 Bojonegoro Innovative Award (BIA) serta memperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat dengan kategori sangat baik.

Pada tingkat Provinsi Jawa Timur, Bojonegoro masuk dalam Top 45 Finalis KOVABLIK kategori penyedia layanan kesehatan, ditetapkan sebagai kabupaten/kota dengan capaian CKG yang mencapai target. Serta meraih Juara 3 Lomba Iklan Layanan Masyarakat (ILM) tingkat Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, di tingkat nasional, Kabupaten Bojonegoro dinobatkan sebagai kabupaten/kota dengan kinerja terbaik dalam percepatan penurunan stunting, serta kabupaten/kota berkinerja baik dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting tahun 2025. Selain itu, Bojonegoro juga meraih status Kabupaten Bebas Frambusia dan memperoleh Penghargaan Swasti Saba Padapa atas penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat.

Capaian tersebut tidak terlepas dari pengembangan berbagai inovasi layanan kesehatan, di antaranya SIGAP Plus PSC 119 sebagai sistem layanan kegawatdaruratan terintegrasi bersama BPBD dan DAMKARMAT, WASIAT (WhatsApp Integrasi Antrian Online Rumah Sakit), SATELIT (Saluran Telemedisin Puskesmas Terintegrasi), serta GADA EMAS, inovasi kegawatdaruratan berbasis partisipasi masyarakat.[zul/nn]