Pemkab Bojonegoro Ikuti Secara Daring Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional

M. Khoirudin
07 Jan 2026
79 dilihat

Pemkab Bojonegoro Ikuti Secara Daring Kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional

Bojonegorokab.go.id - Pemkab Bojonegoro mengikuti secara daring Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang diselenggarakan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Pemkab mengikuti melalui zoom di ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro dan dihadiri perwakilan petani, kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), serta Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Suasana ruang Angling Dharma tampak penuh antusias. Para peserta menyaksikan jalannya acara secara seksama. Riuh tepuk tangan beberapa kali menggema saat Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan penyuluh pertanian asal Bojonegoro muncul dalam layar zoom meeting setelah masuk daftar penerima penghargaan. 

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan arahan Indonesia adalah negara yang makmur tapi kekayaannya sendiri kurang bisa dinikmati oleh masyarakat. Sehingga Presiden menegaskan bagaimana negara yang besar tidak tergantung bangsa lain dalam urusan pangan.

“Ini berarti bahwa petani merupakan pilar utama kedaulatan pangan nasional yang harus dilindungi, diberdayakan, dan disejahterakan agar Negara Indonesia mampu berdiri mandiri atas pangannya sendiri,” tegas Presiden Prabowo.

Sementara, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam laporannya menyebutkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerjasama dari semua pihak mulai dari kementerian hingga petani. Selain itu hasil sinergi dan kolaborasi, dapat menurunkan harga pupuk sebanyak 20% dan volume pupuk naik sebesar 700% serta dapat membangun 7 pabrik yang 5 diantaranya akan diresmikan sebelum 2029. Cadangan beras pemerintah sempat sebanyak rekor 4,2 juta ton pada Juni 2025 dan kini berada di kisaran 3,24 juta ton. 

Ini mencerminkan stabilitas pasokan, keberpihakan harga kepada petani, dan kehadiran negara dalam tata kelola pangan. “Ini luar biasa. menurut saya swasembada ini adalah kerja terbaik dari Kabinet Merah Putih yang merupakan dari gagasan Presiden Indonesia Pak Prabowo Subianto untuk para petani Indonesia,” tambah Amran.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional di bidang pertanian serta memperkuat peran penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pendampingan petani di tingkat desa. (ai/vy/del/nn]