Puluhan Mahasiswa STIKES Rajekwesi Gelar KKN di Balen, Ikut Sukseskan Program Kesehatan Pemkab Bojonegoro

M. Khoirudin
07 Jan 2026
50 seen

Puluhan Mahasiswa STIKES Rajekwesi Gelar KKN di Balen, Ikut Sukseskan Program Kesehatan Pemkab Bojonegoro

Bojonegorokab.go.id - Sebanyak 82 mahasiswa STIKES Rajekwesi Bojonegoro resmi diterjunkan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Margomulyo, Kecamatan Balen. Pelepasan puluhan mahasiswa tersebut dilakukan di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Rabu (07/01/2026). Kegiatan ini menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam program strategis Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, dalam arahannya memberikan tantangan konkret kepada para mahasiswa. Ia meminta mahasiswa tidak sekadar menjalankan seremoni, tetapi menjadi pemberi solusi atas masalah yang ada di depan mata.

Wabup menekankan bahwa tahun 2026 Bojonegoro menargetkan bebas tuberkulosis (TBC). Mahasiswa KKN diminta menjadi "detektif kesehatan" dengan melakukan pendataan presisi di tiga dusun tempat mereka bertugas. “Saya minta mahasiswa datang seperti argo taksi, mulai dari nol. Data betul berapa warga yang TBC, lansia sebatang kara, hingga anak putus sekolah. Jika ditemukan kasus TBC, langsung koordinasikan dengan Puskesmas Balen agar didampingi pengobatannya selama 6 bulan tanpa putus," tegas Wabup di hadapan para mahasiswa.

Ia juga mengingatkan tantangan kesehatan masa kini, di mana hasil skrining menunjukkan tren anak usia sekolah mulai mendekati kondisi pra-diabetes akibat konsumsi makanan instan dan minuman kemasan yang tinggi. “Dulu orang tua masak di rumah, sekarang lebih senang beli makanan luar. Ini alarm bagi kita. Saya harap mahasiswa KKN bisa mengubah paradigma ini melalui edukasi tanaman herbal (TOGA) dan pola hidup sehat di lokasi KKN,” pungkasnya.

Selain kesehatan, mahasiswa juga diharapkan membantu mengedukasi masyarakat terkait transparansi data kemiskinan (Damisda). Wabup menjelaskan bahwa pemasangan stiker di rumah warga adalah upaya validasi agar bantuan sosial tepat sasaran.

Sementara itu, Ketua STIKES Rajekwesi Bojonegoro, Evita Muslima Isnanda Putri, menyampaikan bahwa KKN kali ini mengusung tema "Kampung Tumbuh Sehat: Implementasi TOGA sebagai Bahan Nutrisi Menuju Masyarakat Sehat yang Berkelanjutan". Tema ini adalah upaya menghadirkan pengabdian yang relevan dengan program unggulan Pemkab. “Mahasiswa dari prodi Keperawatan, Kebidanan, dan Farmasi akan berkolaborasi mewujudkan inovasi kesehatan di tingkat dusun," ujar Evita.

Ia juga berterima kasih atas dukungan penuh Pemkab Bojonegoro yang memberikan izin bagi mahasiswa untuk berkegiatan dan bersinergi menyelesaikan masalah di masyarakat. Kegiatan KKN STIKES Rajekwesi ini akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 7 Januari hingga 7 Februari 2026, dengan harapan mampu melahirkan inovasi nyata yang menjadikan Desa Margomulyo sebagai role model "Kampung Tumbuh Sehat".[fif/nn]