DWP Bojonegoro Gelar Talkshow Perdana di Malowopati FM, Beri Edukasi Masyarakat tentang Kesehatan dan Gizi Anak
Bojonegorokab.go.id - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro bersama Malowopati FM menggelar talkshow sebagai upaya edukasi masyarakat, Rabu (7/1/2026). Langkah ini sebagai upaya DWP menghadirkan kegiatan yang humanis, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro, Emi Edi Susanto, menyampaikan bahwa DWP merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggotanya serta memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.
“DWP menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang berlandaskan kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian. Melalui media radio, kami berharap masyarakat bisa memperoleh edukasi yang bermanfaat dan mudah dipahami,” ujarnya.
Pada talkshow perdana tersebut, DWP mengangkat isu edukasi kesehatan bagi Generasi Z, dengan menyasar pelajar tingkat SMP. Menurut Emi, masa remaja merupakan fase awal mengenal pubertas, termasuk perubahan pola gizi saat memasuki masa haid pertama. Kondisi ini perlu mendapat perhatian karena pola makan yang tidak seimbang berpotensi menimbulkan anemia dan menjadi salah satu faktor risiko stunting di masa depan.

Melalui program “DWP Cerdas yakni Dari Wanita Prenatal Cegah dan Atasi Stunting”, DWP berencana turun langsung ke sekolah-sekolah tingkat SMP untuk memperkuat edukasi peduli kesehatan sejak dini. Edukasi tersebut meliputi penerapan pola makan sederhana namun bergizi seimbang, seperti membiasakan sarapan, tidak melewatkan makan siang dan malam, serta mengatur isi piring dengan komposisi gizi seimbang.
Pengurus Bidang Sosial dan Budaya DWP Kabupaten Bojonegoro, Fidrotin Hernowo, menambahkan bahwa DWP terus berperan aktif dalam kegiatan sosial, baik di tengah masyarakat maupun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Sebagai istri ASN, anggota DWP diharapkan mampu memberdayakan diri, aktif dalam kegiatan positif, serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani.
“Peran istri ASN tidak hanya di keluarga, tetapi juga di masyarakat, sebagai pendamping suami, pendidik utama anak, pengelola rumah tangga, penjaga citra ASN, sekaligus penggerak organisasi dan pelopor kegiatan sosial,” jelasnya.
Selain edukasi kesehatan, DWP juga merencanakan penyelenggaraan pendidikan parenting sebagai penguatan pola asuh yang sesuai dengan perkembangan zaman. Edukasi ini dinilai penting agar orang tua, khususnya ibu, mampu menerapkan pola asuh yang tepat dan dapat diterima oleh anak-anak di era saat ini, dengan dukungan sistem keluarga yang kuat.
Melalui talkshow rutin di Radio Malowopati, DWP Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi yang membangun, memperluas jangkauan informasi, serta mendorong perempuan untuk bergerak lebih maju, berdaya, dan berkarakter, demi terwujudnya masyarakat Bojonegoro yang sehat dan sejahtera.[zul/nn]