Infrastruktur Jalan di Desa Sidomulyo-Kedungadem Beri Manfaat Langsung ke Warga
Bojonegorokab.go.id - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam melakukan pemerataan infrastruktur hingga tingkat desa terus membuahkan hasil. Melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, kini memiliki akses jalan poros desa yang mulus dan representatif.
Pembangunan jalan aspal ini mencakup total panjang 778 meter dengan lebar 4 meter yang terbagi di dua titik strategis. Yakni Dusun Gendong (546 meter) yang menjadi jalur penghubung vital antara Dusun Sepat (Desa Megale) menuju Dusun Tauran (Desa Tlogoagung). Juga jalan Dusun Gembol (232 meter) yang menghubungkan Desa Sidomulyo dengan Desa Jamberejo, yang berdampak langsung pada kelancaran mobilitas antarwilayah.
Kepala Desa Sidomulyo, Hari Agus Sugiharto menjelaskan, status Desa Sidomulyo sebagai salah satu pusat aktivitas di Kecamatan Kedungadem menjadikan kebutuhan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama. Sinergi Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui program BKKD ini benar-benar menjawab kebutuhan dasar masyarakat sehingga kondisi jalan sudah jauh lebih baik dan kendaraan bisa melintas dengan lancar.

Katanya, penentuan titik pembangunan ini merupakan hasil dari musyawarah desa dan aspirasi langsung dari warga yang kemudian diajukan melalui proposal kepada Pemerintah Kabupaten. "Pembangunan ini murni berdasarkan kebutuhan warga. Alhamdulillah, Pemkab merespons cepat sehingga di tahun 2025 ini impian warga memiliki jalan aspal dapat terealisasi," imbuhnya.
Pihaknya berharap pembangunan jalan poros desa dapat terus dilanjutkan hingga Dusun Slinggang dan tembus ke Desa Jamberejo, agar konektivitas wilayah di Kecamatan Kedungadem semakin merata dan optimal.
Suwarno, salah satu warga Dusun Gendong, mengungkapkan rasa leganya. Ia mengenang kondisi jalan sebelumnya yang menghambat aktivitas ekonomi warga. “Dulu jalannya rusak dan sulit dilewati. Sekarang sudah mulus. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa dan Pemkab Bojonegoro,” tuturnya.
Dengan jalan yang kini lebih layak, warga merasakan langsung manfaatnya dalam kegiatan sehari-hari, baik untuk transportasi, ekonomi, maupun mobilitas antarwilayah. [*]