PMI Bojonegoro Gelar Pelatihan Siap Siaga, Wujudkan Tanggap Darurat Berbasis Masyarakat
Bojonegorokab.go.id - Dalam rangka memperkuat proses kelembagaan menuju layanan berkualitas, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur melalui PMI Bojonegoro menggelar program SIAP SIAGA Fase II. Kegiatan ini didukung oleh Australia Red Cros dan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia.
Kegiatan di awali dengan Pelatihan Dasar Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat Berbasis Masyarakat dengan melibatkan partisipasi 50 orang. Mereka berasal dari Desa Sumbangtimun Kecamatan Trucuk dan Desa Mulyorejo Kecamatan Balen
Menurut Koordinator program Wahyu Theo Alfian yang juga Kasubsi Yankessos dan Penanggulangan Bencana, PMI Kabupaten Bojonegoro, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya penguatan kualitas dan kapasitas layanan PMI pada saat Tanggap Darurat Bencana (TDB). Penerapannya melalui pendekatan dan cara kerja yang mengatasi penyebab, risiko dan konsekuensi kekerasan, diskriminasi dan pengucilan secara terpadu.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pelatihan berbasis masyarakat, para peserta dibekali materi penanggulangan bencana. Mulai pengurangan risiko bencana, tanggap darurat, pemulihan dini, dan program lainnya.
Sementara Ketua PMI Kabupaten Ahmad Hernowo, melalui Bendahara PMI Nova Nevilla Rodhi menyampaikan ucapan terima kasih kepada IFRC, PMI Pusat dan semua yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Untuk selanjutnya kami mengharapkan bahwa peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dapat menjadi penanggung jawab pelaksanaan standar minimum layanan berkualitas saat TDB maupun pasca bencana,” terangnya.[fif/nn]