Wujudkan Lingkungan Asri dan Produktif, DWP Bojonegoro Inisiasi Budidaya Kelor di Lahan Perkantoran

Redaksi
21 Jan 2026
57 dilihat

Wujudkan Lingkungan Asri dan Produktif, DWP Bojonegoro Inisiasi Budidaya Kelor di Lahan Perkantoran

Bojonegorokab.go.id – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro terus berpartisipasi untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri. Salah satunya lewat pemanfaatan lahan kantor di lingkup Pemkab Bojonegoro. 

Pada Rabu (21/1/2026), DWP Bojonegoro menggelar kegiatan bertajuk “Kusirami” (Kunjungi, Silaturahmi, dan Berbagi Inspirasi). Bertempat di Dinas DP3AKB Kabupaten Bojonegoro, aksi ini tidak hanya fokus pada penguatan internal, tetapi juga mengajak para istri ASN untuk mulai produktif memanfaatkan lahan kantor.

Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro, Emi Edi Susanto menuturkan, pihaknya sedang membuat program budidaya pohon Kelor dan bunga Bougenville. Bukan sekadar penghijauan, pemilihan pohon kelor didasari oleh kandungan nutrisinya yang tinggi—seperti Vitamin C, zat besi, dan protein.

“Kami ingin lingkungan kantor tidak hanya hijau, tapi juga produktif. Pohon kelor sangat bermanfaat bagi kesehatan reproduksi wanita, termasuk membantu meredakan gejala menopause,” ujarnya.

Untuk menyukseskan gerakan ini, DWP telah bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam penyediaan bibit. Harapannya, setiap taman di kantor dinas menjadi lebih asri sekaligus menjadi apotek hidup bagi para anggotanya.

Di sisi manajerial, DWP Bojonegoro memperketat kedisiplinan administrasi melalui sistem e-reporting. Emi mengingatkan agar seluruh unit DWP mengirimkan satu laporan setiap bulan sepanjang tahun 2026. Hal ini menjadi syarat mutlak agar unit tersebut tetap masuk dalam penilaian penghargaan tahunan.

Selain fokus pada lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan ekonomi kreatif. DWP mendorong adanya pelatihan keterampilan yang mampu menambah kas organisasi maupun ekonomi keluarga. Sebagai pemantik semangat, acara ini juga diwarnai dengan peluncuran lagu baru berjudul “Sinergi Dharma Wanita”. Lagu ini diharapkan menjadi simbol semangat kolaborasi dalam menjalankan program kerja di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya secara berkelanjutan.[fif/nn]