Hadir di Sekolah Rakyat Bojonegoro, Menteri Sosial Saifullah Yusuf Beri Semangat Siswa dan Orang Tua

Redaksi
21 Jan 2026
77 seen

Hadir di Sekolah Rakyat Bojonegoro, Menteri Sosial Saifullah Yusuf Beri Semangat Siswa dan Orang Tua

Bojonegorokab.go.id - Suasana haru mewarnai kegiatan Dialog Siswa dan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat yang digelar di Sekolah Rakyat Bojonegoro, Rabu (21/1/2026). Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) hadir langsung dalam kegiatan dialog dan memberi semangat kepada siswa dan orang tua siswa.  

Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), didampingi Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Bojonegoro. Ratusan orang tua siswa Sekolah Rakyat Bojonegoro turut hadir dan mengikuti dialog dengan penuh antusias.

Dalam dialog tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat di Bojonegoro telah beroperasi sejak Agustus dan kurang lebih sudah berjalan selama lima bulan. Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan kepala sekolah terkait perkembangan para siswa.

“Saya sudah berkomunikasi dengan kepala sekolah dan menyampaikan bahwa anak-anak mulai betah dan menunjukkan prestasi sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing,” ujar Gus Ipul.

Ia juga menekankan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada pendidikan anak, namun juga pada pemberdayaan orang tua siswa. “Anaknya sekolah, insyaAllah orang tuanya juga diberdayakan dan dibantu agar perekonomiannya semakin baik. Mudah-mudahan anaknya lulus, keluarganya naik kelas, dan rumahnya menjadi layak huni,” imbuhnya.

Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat akan berjenjang mulai SD, SMP, hingga SMA. Setiap tahunnya, sekolah ini akan menerima sekitar 300 siswa. Bagi siswa yang lulus SMA, pemerintah akan menawarkan dan membantu akses beasiswa dari Presiden Prabowo Subianto, serta memberikan pelatihan keterampilan kerja bagi yang ingin langsung bekerja.

“Tidak boleh ada bullying, tidak boleh ada kekerasan fisik maupun kekerasan seksual di Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas program Sekolah Rakyat yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

“Alhamdulillah, terima kasih. Apapun yang ada di Sekolah Rakyat Bojonegoro adalah untuk masyarakat Bojonegoro. Terima kasih atas program yang dicanangkan Presiden. Kami beserta jajaran siap melaksanakan program dan perintah terkait Sekolah Rakyat. Terus semangat bagi para siswa dan wali murid untuk menata masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Dalam sesi dialog, salah satu orang tua siswa, Sri Rohana, warga Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, menyampaikan kesan mendalam atas perubahan anaknya, Eliana Ayatul Husna.

“Banyak sekali perubahan. Anak saya lebih disiplin, dari ibadah, cara bicara lebih halus dan sopan. Sekarang bangunnya pagi, sholatnya teratur. Dari Sekolah Rakyat juga sangat membantu kami, karena saya dan suami kerjanya kadang ada kadang tidak. Anak saya sudah bisa menerima keadaan ayah dan ibunya,” tuturnya dengan haru.

Ia juga menyampaikan bahwa keluarganya sangat terbantu, baik dari sisi pendidikan maupun bantuan sosial. “Adiknya juga masih sekolah dan banyak tunggakan. Kami sangat terbantu, semoga Sekolah Rakyat ini berlanjut dari jenjang SD, SMP, SMA hingga kuliah,” harapnya.

Hal serupa disampaikan Siti Mutmainah, warga Desa Bareng, Kecamatan Ngasem, orang tua dari Aberliani Zifarya Kanaya Julia Putri. Ia mengaku sangat bersyukur dengan adanya Sekolah Rakyat.

“Terima kasih kepada Presiden, Menteri, dan Bupati. Program ini sangat membantu keluarga kami. Anak saya ada empat, dan adanya Sekolah Rakyat ini sangat membantu. Perubahannya banyak sekali dan sangat positif,” ungkapnya. [ai/nn]