Pemkab Bojonegoro Ajak Pemuda Berperan Nyata dalam Pembangunan Lewat Ajang Pemilihan Pemuda Pelopor

Redaksi
06 Feb 2026
11 dilihat

Pemkab Bojonegoro Ajak Pemuda Berperan Nyata dalam Pembangunan Lewat Ajang Pemilihan Pemuda Pelopor

Bojonegorokab.go.id – Pemuda Pelopor tak hanya berpengetahuan, melainkan mampu menggerakkan dan memberi dampak pada masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam
Talk Show and Sharing Session Pemilihan Pemuda Pelopor Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 dengan tema ‘Pemuda Pelopor Bergerak Nyata, Berdampak, dan Membanggakan’ di Gedung Angling Dharma, Lantai 2, Kamis (5/2/2026). 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Wahono. Sebanyak 236 peserta mengikuti acara ini, yang terdiri atas perwakilan sejumlah SMK beserta guru pendamping, mahasiswa, komunitas kepemudaan, beberapa Kepala OPD, serta para camat dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk terus belajar dan berjuang menjadi pribadi yang lebih baik. Ia menekankan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dimulai dari diri sendiri.

“Pemuda harus menjadi agen perubahan yang dimulai dari diri sendiri, mampu memberi manfaat bagi masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang berdampak bagi Bojonegoro,” ujarnya. 

Bupati juga mengingatkan agar generasi muda tidak terjebak dalam sikap bermalas-malasan, serta mampu menjadi teladan dalam bersikap dan beretika. Menurutnya, pemuda harus peduli terhadap lingkungan sosial, mampu memberikan solusi atau terobosan, serta meningkatkan potensi yang telah ada.

Selain itu, ia mendorong para pemuda yang memiliki inovasi atau gagasan agar tidak ragu menyampaikannya melalui camat setempat. Ia juga meminta para camat untuk bersikap terbuka dalam menampung aspirasi dan ide kreatif dari generasi muda. Pemanfaatan media secara bijak juga dinilai penting sebagai sarana memengaruhi masyarakat ke arah yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Arief Nanang Sugianto menyampaikam bahwa agenda ini dalam rangka mengapresiasi partisipasi pemuda yang mendukung agenda pemuda pelopor nasional dan provinsi melalui bidang-bidang pelopor. Sehingga Pemkab akan melakukan pemilihan di tahun 2026 ini, guna mendapatkan data potensi pemuda yang layak disebut pemuda pelopor di bidang tertentu, yang akan lebih membawa manfaat dilingkungan sekitar.

“Nantinya akan dipilih terbaik 1 dan masing-masing bidang akan diikutkan ditingkat provinsi dan nasional, maka kita siapkan sedini mungkin agar jika ada kegiatan di tingkat provinsi dan nasional kita siap,” tandasnya.

Jumlah peserta yang mengikuti sharing season ini sejumlah 236 orang, yang terdiri dari badan, dinas, instansi, camat, forum pemuda, NGO, media, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, osis, juga forum pemuda pelopor. 

“Sebagai pemuda pelopor, harus menunjukan karya terbaik mereka minimal sudah teruji 1 tahun di bidang pangan, inovasi teknologi, bidang seni budaya, pengelolaan sumber daya alam lingkungan dan pariwisata, bidang pendidikan,” ungkapnya.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan persembahan dari Juara Satu Nasional Pemuda Pelopor Bidang Seni Budaya Tahun 2025 yang menampilkan kesenian Wayang Tengul di hadapan para peserta. Penampilan tersebut menjadi bentuk pelestarian budaya lokal sekaligus inspirasi bagi pemuda untuk terus berkarya di bidang seni dan budaya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber yang bertugas sebagai bekal awal bagi para peserta dalam mengikuti tahapan pemilihan Pemuda Pelopor Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap dapat memberikan apresiasi kepada pemuda berprestasi agar dapat berkarya lebih luas sesuai bidang masing-masing, serta terus melahirkan pemuda pelopor yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mengharumkan nama Bojonegoro di tingkat nasional. [vyy/ai/nn]