Jalan Desa Mojo-Kalitidu Tuntas Dibangun, Akses Ekonomi Warga Makin Mudah

Redaksi
10 Feb 2026
27 seen

Jalan Desa Mojo-Kalitidu Tuntas Dibangun, Akses Ekonomi Warga Makin Mudah

Bojonegorokab.go.id - Peningkatan konektivitas antar wilayah masih menjadi prioritas daerah untuk menenun harapan masyarakat. Terbaru, pembangunan jalan rigid beton sepanjang 1.340 meter tuntas dikerjakan. Pembangunan tersebut melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun 2025 di Desa Mojo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

Bagi petani di desa, jalan yang rusak adalah tembok tinggi yang memisahkan keringat dengan harga yang layak. Namun, ketika alat berat mulai bekerja dan jalanan mulai bagus membentang, tembok itu runtuh. Program BKKD memberikan dampak nyata bagi kelancaran aktivitas dan peningkatan perekonomian masyarakat.

Keberadaan infrastruktur ini tidak hanya memperlancar arus lalu lintas warga, tetapi juga sangat membantu para petani dalam mengangkut hasil panen, seperti padi serta buah-buahan unggulan desa. Utamanya jambu dan belimbing yang menjadi komoditas buah di Desa Mojo. Keberhasilan pola kerja swakelola desa dijalankan secara transparan dan akuntabel. 

‎Sukri, salah seorang warga Desa Mojo, mengaku sangat merasakan manfaat dari pembangunan jalan rigid beton tersebut. ‎“Alhamdulillah, arus lalu lintas sekarang semakin lancar. Para petani buah, seperti jambu kristal dan belimbing lebih mudah mengirim pesanan, dan mengangkut hasil panen padi juga tidak lagi terkendala,” ujarnya. 

‎Sementara itu, Kepala Desa Mojo, Anik Umiatun, menyampaikan, keterlibatan aktif masyarakat dalam Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) serta dukungan pengiriman material dari CV Anugrah Bumi Nusantara (ABN) yang cepat dan tepat menjadi kunci sukses pembangunan jalan rigid beton di wilayah RT 05 hingga RT 10.

‎Menurutnya, keberhasilan pembangunan tersebut merupakan wujud komitmen Pemdes Mojo dalam mengelola dana BKKD dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro secara swakelola, transparan, dan bertanggung jawab.

‎“CV ABN sangat bertanggung jawab. Setiap kali kami meminta pengiriman material, langsung cepat datang. Pembangunan jalan dilakukan dengan dua segmen, yakni 680 meter dengan lebar 4 meter dan 660 meter dengan lebar 3 meter. Menyesuaikan kondisi lapangan, sehingga total panjangnya 1.340 meter,” jelas Anik.

‎Dia menambahkan, untuk menjamin kualitas pekerjaan dan ketepatan sasaran, tim dari Pemkab Bojonegoro melalui Inspektorat juga telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev). Hasilnya, pekerjaan fisik jalan rigid beton dinyatakan telah memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan. [*]