Program BKKD Merata di Bojonegoro, Desa Dukuhkidul-Ngasem Tuntaskan Jalan Aspal dan Permudah Akses Warga

Redaksi
20 Feb 2026
242 dilihat

Program BKKD Merata di Bojonegoro, Desa Dukuhkidul-Ngasem Tuntaskan Jalan Aspal dan Permudah Akses Warga

Bojonegorokab.go.id – Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun anggaran 2025 terus merata di Kabupaten Bojonegoro. Terbaru, Pemerintah Desa Dukuhkidul, Kecamatan Ngasem,merealisasikan pembangunan jalan aspal sepanjang 533 meter.

"Jalan dengan lebar 3 meter tersebut berada di RT 6, 7, 8, dan 9 Dusun Dukuhkidul, ujar Kepala Desa Dukuhkidul, Sulibianto. 

Akses ini menjadi jalur utama masyarakat Desa Dukuhkidul, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, untuk menuju sekolah, pasar, desa tetangga hingga ke pusat kecamatan.

Hasil pemeriksaan dari Inspektorat Bojonegoro serta pihak kecamatan menunjukkan pekerjaan berjalan baik dan memenuhi standar teknis. Sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, proyek BKKD dari Pemkab Bojonegoro dikelola secara terbuka. Proyek infrastruktur ini dikerjakan secara swakelola dan dinilai berjalan transparan, partisipatif, dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Sulibianto menyampaikan apresiasi kepada Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) yang sejak awal melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan. Menurutnya, 

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Bojonegoro atas program BKKD yang diberikan kepada desa kami,” ujar Sulibianto, Rabu (18/2/2026).

Katanya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari termasuk mengangkut hasil pertanian, mengantar anak sekolah dan bekera. Sulibianto menegaskan, keberadaan jalan aspal ini sangat berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga.

“Setiap hari warga keluar masuk lewat jalan ini. Dampaknya jelas, bukan hanya kenyamanan, tetapi juga peningkatan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sulibianto mengatakan pembangunan ini juga menyerap tenaga kerja lokal, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung selama proses pengerjaan.

Sebelumnya, kondisi jalan rusak, licin, dan becek saat musim hujan, sehingga menyulitkan mobilitas warga. Kini, kondisi tersebut berubah drastis.

Aim, warga setempat, mengaku sangat terbantu dengan jalan yang sudah mulus. “Sekarang bisa mengantar dan menjemput anak sekolah dengan mudah. Dulu jalannya rusak dan sangat licin, sekarang jauh lebih nyaman,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Abdul Hamid, seorang petani. Ia menyebut akses yang baik mempermudah pengangkutan hasil panen ke rumah maupun langsung ke pasar.

“Kalau panen sekarang lebih mudah diangkut kendaraan. Tidak becek lagi saat hujan. Distribusi lancar dan harga hasil panen bisa lebih stabil,” ujarnya.

Secara strategis, jalan ini mendukung sektor pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, mendorong aktivitas perdagangan, serta menunjang akses pendidikan dan kegiatan sosial lainnya.

Pemdes Dukuhkidul meyakini, infrastruktur yang memadai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Keberhasilan proyek ini sekaligus membuktikan bahwa pengelolaan anggaran yang transparan dan partisipatif mampu menghasilkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Kades dan warga pun berharap pada tahun 2026 mendatang, Desa Dukuhkidul kembali mendapatkan program BKKD untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur yang masih dibutuhkan masyarakat. [*]