Disambut Bupati Setyo Wahono, Menteri LH Hanif Faisol Pimpin Langsung Korve Kebersihan di Pasar Wisata Bojonegoro

Redaksi
06 Mar 2026
290 dilihat

Disambut Bupati Setyo Wahono, Menteri LH Hanif Faisol Pimpin Langsung Korve Kebersihan di Pasar Wisata Bojonegoro

Bojonegorokab.go.id - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, mengunjungi Pasar Wisata Bojonegoro pada Jumat (6/3/2026) dalam rangka agenda Korve Kebersihan untuk Indonesia Asri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama mendorong budaya pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri LH disambut Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, jajaran Forkopimda Kabupaten Bojonegoro, Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD dan camat.

Kegiatan Korve Kebersihan untuk Indonesia Asri di Bojonegoro ini diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup. Apel diikuti oleh berbagai unsur di antaranya TNI, Polri, Satpol PP, PLN, Pramuka, tenaga kebersihan, kepala OPD dan camat.

Dalam amanatnya, Menteri Hanif Faisol menyampaikan rasa bangganya dapat hadir langsung di Bojonegoro dan bertemu dengan masyarakat. Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menjaga kebersihan lingkungan yang dinilai telah dilakukan secara rutin.

Menurut dia, gerakan kebersihan ini juga merupakan upaya menstimulasi budaya pengelolaan sampah sebagaimana menjadi perhatian Presiden Republik Indonesia. Ia menilai keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Secara nasional kami ingin Bojonegoro menjadi daerah dengan penanganan lingkungan yang sangat kuat. Kami berharap pemerintah daerah bersama masyarakat dapat terus bergandeng tangan dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menghadirkan simbol bahwa Bojonegoro adalah kabupaten yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar pada tahun 2026 masyarakat semakin aktif melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam menuntaskan persoalan sampah melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Menteri Lingkungan Hidup menambahkan bahwa Bojonegoro memiliki potensi besar untuk menjadi contoh daerah yang berhasil dalam pengelolaan lingkungan. Ia berharap Bojonegoro dapat meraih penghargaan Adipura pada tahun mendatang.

“Saya akan mendampingi penuh Kabupten Bojonegoro. Apa yang perlu dikomunikasikan dan disupport akan kami bantu, sehingga di bawah kepemimpinan Bupati Bojonegoro kita semua mampu menghadirkan kota dengan predikat bersih dan menjadi suri tauladan dalam bidang lingkungan,” tambahnya.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Selanjutnya seluruh peserta mengikuti aksi korve atau kerja bakti membersihkan kawasan Pasar Wisata Bojonegoro.

Aksi bersih-bersih dilakukan di dua titik, yakni di area Pasar Wisata Bojonegoro dan Pasar Burung. Sampah yang terkumpul kemudian ditimbang terlebih dahulu sebelum diangkut menggunakan dump truck untuk dibawa ke tempat pengelolaan sampah.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat serta memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan Bojonegoro yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.[del/nn]