DKPP Bojonegoro dan Tim Gabungan Sidak Harga Gabah di Tingkat Petani, Harga Masih Relatif Stabil

Redaksi
13 Mar 2026
91 dilihat

DKPP Bojonegoro dan Tim Gabungan Sidak Harga Gabah di Tingkat Petani, Harga Masih Relatif Stabil

Bojonegorokab.go.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro bersama Bulog dan Kodim 0813 melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik panen untuk memantau stabilitas harga gabah di tingkat petani. Kegiatan yang dilakukan Kamis (12/03/2026) ini diambil untuk memastikan petani mendapatkan harga yang layak dan tidak dipermainkan oleh spekulan.

Kepala DKPP Bojonegoro Zaenal Fanani menyampaikan bahwa hasil sidak di Desa Napis dan Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, menunjukkan tren harga yang masih stabil di angka Rp 6.300 per kg (lepas mesin combine). Jika dikalkulasi dengan biaya sewa mesin sebesar Rp500, maka nilai efektif yang diterima petani mencapai Rp6.800 per kg.

“Kami melihat antusiasme petani masih tinggi. Di Tambakrejo, selain untuk dijual, banyak petani yang memilih menyimpan hasil panen secara manual untuk konsumsi mandiri,” ujarnya.

Bulog sendiri menyerap gabah petani dengan dua skema utama. Yakni layanan jemput bola dan skema komersial Rp7.000. Untuk komersial ini petani yang mengirimkan langsung ke gudang Bulog.

Menurut Zaenal Fanani berdasarkan data DKPP, rata-rata harga gabah di 28 kecamatan di Bojonegoro bergerak stabil di kisaran Rp6.500 hingga Rp6.800 per kg. Harga tertinggi hingga Rp6.800 berada di wilayah Kecamatan Kanor, Sumberrejo, Kedewan, Gayam, Purwosari, Ngasem, Bojonegoro, Ngambon, dan Kasiman.

Sedang harga stabil di kisaran Rp6.600 - Rp6.700 berada di wilayah Kecamatan Dander, Baureno, Trucuk, Kedungadem, Padangan, Malo, Sukosewu, Ngraho, Margomulyo, Kepohbaru, Balen, Temayang, Bubulan, dan Kalitidu. Dan untuk wilayah Kecamatan Sekar, mayoritas hasil panen untuk konsumsi pribadi atau tidak dijual.

Zaenal Fanani juga menambahkan Personel Kodim 0813 melalui Babinsa tetap disiagakan untuk mendampingi petani dalam proses penjualan ke Bulog guna menghindari praktik tengkulak yang merugikan.

Jika petani menemukan kendala atau merasa harga di lapangan tidak sesuai, DKPP menyediakan saluran komunikasi khusus. Layanan Aduan DKPP: 0811-3119-6006. [fif/nn]