Wabup Bojonegoro Pimpin Sidak Pangkalan LPG, Pastikan Distribusi Berjalan Sesuai Regulasi

Redaksi
18 Mar 2026
77 dilihat

Wabup Bojonegoro Pimpin Sidak Pangkalan LPG, Pastikan Distribusi Berjalan Sesuai Regulasi

Bojonegorokab.go.id - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG pada Rabu (18/03/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah bersama Kepala Dinas Perdagangan, koperasi dan Usaha Mikro serta perwakilan dari Polres Bojonegoro.

Sidak dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait tingginya permintaan serta dugaan ketidaksesuaian distribusi LPG di lapangan. Pemerintah daerah turun langsung untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG di tingkat pangkalan, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kelangkaan.

“Alhamdulillah, bersama Polres kami sudah cek langsung kondisi di lapangan, terutama terkait ketersediaan LPG yang saat ini permintaannya cukup tinggi,” ujar Nurul Azizah.

Dalam sidak tersebut, Wakil Bupati berdialog langsung dengan pengelola pangkalan guna memastikan distribusi LPG berjalan sesuai ketentuan. Ia menegaskan bahwa harga LPG yang dijual kepada masyarakat harus tetap sesuai ketentuan, yakni di kisaran Rp18.000, dan tidak boleh dinaikkan. Komitmen ini dinilai penting agar masyarakat tetap mendapatkan akses energi dengan harga yang wajar.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penyaluran LPG yang tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak, sehingga tidak menimbulkan antrean maupun keresahan di tengah masyarakat.

Selain pengawasan di tingkat pangkalan, tim juga mendorong adanya langkah antisipatif untuk mengatasi lonjakan kebutuhan LPG menjelang hari raya. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap pihak Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dapat menambah kuota pasokan LPG agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan serta mengambil langkah-langkah strategis guna menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat, sehingga distribusi LPG dapat kembali stabil.[zul/nn]