Keluarga Besar IGRA Bojonegoro Gelar Halal Bihalal, Perkuat Ukhuwah dan Profesionalitas Pendidik RA

Redaksi
31 Mar 2026
64 dilihat

Keluarga Besar IGRA Bojonegoro Gelar Halal Bihalal, Perkuat Ukhuwah dan Profesionalitas Pendidik RA

Bojonegorokab.go.id – Keluarga besar Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan Istihlah dan Silaturahmi Tahun 2026 yang dikemas dalam momentum halal bihalal. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 600 peserta yang terdiri dari pejabat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, pengawas madrasah, serta kepala dan guru RA se-Kabupaten Bojonegoro.

Ketua PD IGRA Kabupaten Bojonegoro, Mamik Zumrodatin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa IGRA sebagai organisasi yang menaungi guru RA di wilayah Bojonegoro memiliki peran penting dalam mempererat tali silaturahmi antar pendidik.

“Melalui kegiatan halal bihalal ini, menjadi momentum untuk saling memaafkan setelah bulan suci Ramadan serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pendidik generasi bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan ukhuwah islamiyah, menciptakan suasana kerja yang harmonis, saling mendukung antar sesama guru, serta menjadi sarana saling bermaaf-maafan. Dengan demikian diharapkan terbangun lingkungan kerja yang kondusif dan penuh kebersamaan.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh peserta,” ugkapnya.

Mewakili Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro yang berhalangan hadir, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Aan Syahbana, menyampaikan bahwa halal bihalal merupakan momen penting yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Halal bihalal ini menjadi kesempatan untuk meluruskan hal-hal yang mungkin kurang berkenan, sehingga harus dilakukan dengan tulus dan ikhlas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Aan Syahbana menegaskan bahwa apa yang ditanamkan oleh para guru saat ini akan menjadi pondasi masa depan anak-anak. Ia juga menekankan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Melalui kegiatan ini diharapkan para guru RA di Bojonegoro semakin solid, profesional, dan mampu menciptakan generasi yang berkarakter serta berakhlak mulia. 

“Di sinilah letak kemuliaan seorang pendidik. Apa yang diajarkan akan menjadi amal jariyah. Oleh karena itu, guru RA harus menjadi sosok yang sabar, penyayang, aktif, kreatif, dan terus belajar,” pungkasnya. [ai/nn]