DWP Bojonegoro Terus Aktif Kolaborasi Sukseskan Program Pembangunan Daerah, Bidang Kesehatan hingga Energi
Bojonegorokab.go.id – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro punya peran strategis untuk aktif dalam menyukseskan program-program Pemkab Bojonegoro. Di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, Pemkab menekankan pentingnya kolaborasi.
“Pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati sangat mengharapkan adanya sinergi dari semua pihak di seluruh komponen Kabupaten Bojonegoro, termasuk Dharma Wanita Persatuan. Peran ibu-ibu sangat penting dalam mewujudkan visi Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” Pembina DWP Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, dalam acara rutin di ruang rapat DWP Bojonegoro, Kamis (2/4/2026).
Lebih lanjut, Edi Susanto juga menyampaikan kebijakan efisiensi energi yang mulai diterapkan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satunya melalui imbauan penggunaan transportasi non-BBM setiap hari Senin, khususnya bagi ASN dengan jarak tempuh tertentu.

“Kebijakan ini tidak hanya untuk efisiensi bahan bakar, tetapi juga mendorong pola hidup sehat. Dengan bersepeda, secara tidak langsung kita sudah berolahraga sebelum memulai aktivitas kerja,” tambahnya.

Selain itu, dalam menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis, ASN juga diimbau untuk menyesuaikan pola belanja, termasuk penyesuaian pada beberapa pos anggaran di masing-masing OPD meskipun telah direncanakan sebelumnya.
Pada kesempatan tersebut, turut disampaikan program prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tahun 2026, di antaranya target Zero Stunting dan Zero TBC. Edi menegaskan bahwa peran ibu-ibu sangat strategis dalam mendukung kedua program tersebut, terutama dalam upaya pencegahan, deteksi dini, hingga pelaporan di lingkungan sekitar.
“Peran ibu-ibu sangat besar dalam meminimalisir stunting dan membantu pelacakan kasus TBC di lingkungan sekitar. Dengan keterlibatan aktif, diharapkan Bojonegoro dapat mencapai target Zero Stunting dan Zero TBC,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro, Emi Edi Susanto, menyampaikan komitmen organisasi dalam mendukung program pemerintah melalui berbagai kegiatan nyata. Salah satunya melalui program DWP Cerdas yang berfokus pada edukasi dan pencegahan stunting sejak usia remaja.
“Melalui program DWP Cerdas, kami menitikberatkan pada edukasi remaja usia 12 hingga 15 tahun sebagai langkah preventif dalam mencegah stunting. Edukasi tidak hanya terkait gizi, tetapi juga bagaimana membentuk pola hidup sehat dan gizi seimbang,” ungkapnya.
Selain itu, DWP juga akan melaksanakan program turba (turun ke bawah) guna melihat secara langsung kondisi di masyarakat serta memastikan program berjalan tepat sasaran.
Pertemuan rutin ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran Dharma Wanita Persatuan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Bojonegoro.[zul/nn]