Dinpora Bojonegoro dan KONI Sosialisasikan Porkab II 2026 Sekaligus Persiapan Porprov 2027

Redaksi
11 Apr 2026
207 dilihat

Dinpora Bojonegoro dan KONI Sosialisasikan Porkab II 2026 Sekaligus Persiapan Porprov 2027

Bojonegorokab.go.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) bersinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro mulai mematangkan persiapan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Tahun 2026. Langkah ini diawali dengan sosialisasi kepada 28 Koordinator Kecamatan (KOK) se-Kabupaten Bojonegoro, Jumat (10/04/2026).

Acara yang berlangsung di RM Singapore, Jalan Gajah Mada ini dibuka langsung oleh Kepala Dinpora Bojonegoro, Arif Nanang. Dalam sambutannya, Arif menegaskan bahwa Porkab II merupakan instrumen penting dalam memetakan potensi atlet lokal sebelum berlaga di level yang lebih tinggi.

"Porkab kali ini adalah yang kedua, dan ini modal utama kita menuju Porprov 2027 mendatang. Saat ini pembinaan olahraga di Bojonegoro mulai tertata secara berjenjang, mulai dari Kejurcam atau Porcam hingga ke tingkat Kabupaten (Porkab)," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Bojonegoro, Sahari, menitipkan pesan kepada para pengurus KOK agar serius dalam menjaring bibit unggul di wilayah masing-masing. Ia berharap tiap kecamatan mampu mengirimkan representasi atlet terbaiknya. 

"Kami berharap kecamatan bisa mengirim atlet terbaiknya sehingga akan muncul juara-juara baru yang bisa diandalkan Bojonegoro dalam Porprov 2027 nanti," tegasnya.

Wakil Ketua I KONI Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, memaparkan teknis pelaksanaan Porkab II yang direncanakan akan bergulir pada Juni 2026. Pada tahap awal, pihak kecamatan melalui KOK diminta untuk segera mendaftarkan cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti.

Terkait teknis Porkab II Bojonegoro 2026, terdapat 26 cabang olahraga yang diusulkan dengan total 245 nomor pertandingan. Cabor atau nomor lomba hanya akan dipertandingkan jika diikuti minimal oleh 8 kecamatan. Jika kurang dari itu, maka nomor lomba tersebut tidak akan digelar. KONI menargetkan minimal 20 cabang olahraga dapat terlaksana secara kompetitif.

"Jumlah target tahun ini meningkat dibandingkan Porkab I yang awalnya ditargetkan 15 cabor namun berhasil mempertandingkan 17 cabor. Tahun ini kami optimis bisa lebih dari 20 cabor," pungkas Tonny.

Melalui sosialisasi ini, Pemkab Bojonegoro berharap sinergi antara pemerintah, KONI, dan pihak kecamatan dapat menciptakan ekosistem olahraga yang sehat serta mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bojonegoro di kancah regional maupun nasional. [ai/nn]