Dinas Kominfo Bojonegoro Gelar Webinar Literasi Data Statistik, Dorong Penggunaan Data untuk Dasar Kebijakan
Bojonegorokab.go.id - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro menggelar webinar Literasi Data Statistik, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini mendorong penggunaan data sebagai acuan awal untuk melahirkan kebijakan yang tepat sasaran berbasis kemasyarakatan.
Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bojonegoro Setiyo Budi Wibowo menjelaskan, kegiatan ini sebagai implementasi tata kelola satu data berdasarkan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang satu data Indonesia. Utamanya integrasi siklus pembangunan dengan siklus data pemerintah. Maka dari itu dilakukan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPPS).
"Kabupaten Bojonegoro telah mengikuti EPPS sejak masa uji coba di 2022. Untuk Indeks Pembangunan Statistik menunjukkan tren kenaikan. Dari 2.49 poin di 2023, naik menjadi 2.58 poin di 2024," jelasnya.

Kegiatan yang mengundang narasumber Kepala Pusat Studi Potensi Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat (Pusdi PDPM) ITS Surabaya, Dr Sutikno, ini juga untuk meningkatkan kualitas data statistik sektoral di lingkup Pemkab Bojonegoro, meningkatkan kolaborasi dalam pemanfaatan statistik, pengelolaan kegiatan statistik. Juga penguatan SNN berkelanjutan, serta sosialisasi dan literasi data statistik kepada publik.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Bojonegoro Mahmudi dalam paparannya saat webinar, menjelaskan, data statistik ketenagakerjaan dan industri merupakan fondasi utama dalam perencanaan pembangunan ekonomi daerah.
Pemanfaatan data yang akurat memungkinkan pemerintah menyusun kebijakan yang tepat sasaran, meningkatkan kualitas tenaga kerja, serta mendorong pertumbuhan industri yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, diperlukan partisipasi aktif seluruh pihak yakni pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, dalam penyediaan dan pemanfaatan data, guna mendukung pembangunan ekonomi Kabupaten Bojonegoro yang lebih efektif dan berbasis bukti.
"Data yang kuat melahirkan kebijakan yang tepat dan berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat," tandasnya.
Dr. Sutikno, dari ITS menjelaskan statistik sektoral ialah, data yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah untuk memenuhi kenutuhan spesifik dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan di daerahnya. "Berfungsi sebagai tulang punggung perencanaan pembangunan di daerah," katanya. [cs/nn]