Tingkatkan Kompetensi Guru, IGTKI Bojonegoro Gelar Workshop Cara Bentengi Anak dari Pengaruh Digital

Redaksi
07 May 2026
86 dilihat

Tingkatkan Kompetensi Guru, IGTKI Bojonegoro Gelar Workshop Cara Bentengi Anak dari Pengaruh Digital

Bojonegorokab.go.id – Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kabupaten Bojonegoro menggelar workshop bertema “Transformasi Pembelajaran di Era AI: Koding Anak, Game, Gambar, dan Video Edukatif”. Kegiatan di Ruang Angling Dharma Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (7/5/2026) ini menghadirkan narasumber dari IGTK PGRI Provinsi Jawa Timur dan diikuti 278 peserta yang terdiri dari kepala sekolah serta guru TK dari 10 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.

Workshop yang dilaksanakan dalam tiga sesi ini menjadi hari terakhir rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas guru PAUD dan TK dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (akal imitasi/AI) di dunia pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Zamroni menyampaikan bahwa kemajuan teknologi merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Karena itu, diperlukan kemampuan guru dalam menyaring dan mengarahkan penggunaan teknologi agar tidak berdampak negatif bagi anak-anak.

“Konten-konten yang tidak baik seperti kekerasan maupun judi online harus bisa disaring dari anak-anak. Melalui workshop ini kami berharap para guru dapat mencermati materi yang disampaikan dan menerapkannya secara berkelanjutan, tidak berhenti setelah pembekalan selesai,” ujarnya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi digital juga dapat menjadi ancaman apabila tidak disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, guru memiliki peran penting dalam membentengi anak didik dari dampak negatif dunia digital, termasuk potensi kekerasan seksual yang dapat terjadi melalui media digital.

“Konsep yang dibangun dalam kegiatan ini adalah kecerdasan yang mampu membentuk jiwa anak yang cerdas sekaligus melindungi mereka dari pengaruh negatif dunia digital. Anak usia dini sangat mudah menyerap apa yang diajarkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Kuzaini mengapresiasi semangat para guru TK di Bojonegoro yang antusias mengikuti workshop hingga selesai.

“Ini sangat penting karena sekarang semuanya serba digital. Jika kita tidak mengikuti perkembangan, maka akan tertinggal. Hari ini adalah kesempatan istimewa untuk belajar bersama dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi transformasi pendidikan,” ungkapnya.

Ketua IGTK PGRI Kabupaten Bojonegoro, Anita menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru PAUD dan TK di Kabupaten Bojonegoro. Workshop tersebut juga merupakan program dari IGTK PGRI Provinsi Jawa Timur sekaligus tindak lanjut kegiatan lomba PORSENI tingkat Provinsi Jawa Timur.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan abad ke-21. Guru tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, namun juga sebagai fasilitator yang mampu menggugah kreativitas dan inovasi anak.

“Teknologi dapat menjadi sarana untuk menstimulasi perkembangan kognitif, sosial emosional, serta kreativitas anak apabila dimanfaatkan secara tepat dan bijak,” jelasnya.

Melalui workshop ini, diharapkan para guru TK di Kabupaten Bojonegoro semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, aman, serta menyenangkan bagi anak usia dini. [ai/nn]