HIPPAM Beri Manfaat Warga Balenrejo-Bojonegoro, Wujud Nyata Kemandirian Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Bojonegorokab.go.id - Pemerintah Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro terus memaksimalkan pengelolaan Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) 'Balenrejo Makmur' untuk pemenuhan air bersih masyarakat. Kehadiran HIPPAM ini wujud nyata kemandirian warga dalam memenuhi kebutuhan dasar utamanya memasuki musim kemarau.
Kepala Desa Balenrejo Imam Priadi, menceritakan perjalanan panjang pengelolaan air bersih di desanya. Awalnya, tantangan terbesar ada pada biaya operasional, terutama beban listrik untuk sistem 'sedot-dorong' air. Namun, hal itu tidak menyurutkan langkah Pemdes untuk terus melakukan pengembangan.
"Kami terus berupaya pengajuan tandon (toren) dan Sambungan Rumah (SR). Saat ini, fokus pengembangan ada di wilayah RT 16 RW 02 Desa Balenrejo," ujar Imam Priadi.
Saat ini, HIPPAM Balenrejo Makmur telah melayani sedikitnya 67 rumah tangga. Selain akses yang mudah, tarif yang dikenakan pun sangat meringankan beban ekonomi warga. Masyarakat hanya perlu membayar Rp1.000 per meter kubik, jauh di bawah tarif reguler. Dengan biaya beban minimal Rp5.000 jika tidak ada pemakaian.
"Semua dikerjakan secara swadaya. Pemasangan dilakukan langsung oleh pengurus HIPPAM. Manfaatnya sangat dirasakan warga untuk kebutuhan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) sehari-hari," lanjutnya.
Manfaat HIPPAM kian terasa saat musim kemarau tiba. Ketika sumber air permukaan menyusut, sumur bor HIPPAM dengan kedalaman sekitar 60 meter menjadi tumpuan warga. Menariknya, sistem ini juga membantu menjaga ketahanan pangan desa.
Dengan adanya HIPPAM yang menggunakan air tanah, ketergantungan warga terhadap saluran irigasi untuk kebutuhan domestik berkurang. Hal ini memastikan air irigasi bisa tetap fokus mengaliri lahan pertanian saat musim kering tanpa terganggu kebutuhan rumah tangga.
"Airnya jernih, namun pengurus, dengan Ahmad Ketua HIPPAM Balenrejo Makmur terus berinovasi menambah sistem penyaringan (filter) agar kualitasnya semakin meningkat hingga layak konsumsi bagi masyarakat," imbuhnya.
Ke depan, pihak Pemdes dan pengurus HIPPAM berencana memperluas jangkauan hingga ke dusun-dusun lain. Meski harus menghadapi tantangan teknis seperti melintasi jalan nasional dan jembatan, pihaknya optimis dengan penambahan sistem gravitasi dan toren yang memadai, distribusi air akan tetap lancar.
"Kami tidak bosan untuk mengajukan pengembangan. Harapan kami, akses air bersih ini merata, sehingga tidak ada lagi warga yang kesulitan air meski di puncak kemarau sekalipun," pungkas Kades Balenrejo. [cs/nn]