Disdukcapil Lakukan Program JEMPOLAN di SMAN 1 Bojonegoro, Jemput Bola KTP Bagi Pelajar

Redaksi
08 May 2026
102 dilihat

Disdukcapil Lakukan Program JEMPOLAN di SMAN 1 Bojonegoro, Jemput Bola KTP Bagi Pelajar

Bojonegorokab.go.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro terus berinovasi dalam mempercepat cakupan kepemilikan identitas kependudukan bagi generasi muda. Melalui program “JEMPOLAN” (Jemput Bola KTP Elektronik bagi Pelajar), Disdukcapil hadir langsung di sekolah-sekolah, salah satunya di SMAN 1 Bojonegoro, Kamis (7/5/2026).

Program JEMPOLAN ini dirancang khusus agar memudahkan para pelajar yang sudah memasuki usia 17 tahun atau wajib KTP. Mereka dapat melakukan perekaman biometrik tanpa harus mengorbankan waktu belajar atau izin keluar sekolah untuk menuju kantor dinas.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro Heri Widodo menyatakan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari disposisi Nota Dinas Bupati Bojonegoro untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya kelompok pemilih pemula dan remaja.

"Kami ingin memastikan hak administrasi para pelajar terpenuhi dengan cara yang paling efektif. Dengan hadir di sekolah, mereka bisa rekam foto, sidik jari, hingga tanda tangan elektronik secara tertib dan cepat di sela-sela jam istirahat," ujarnya. 

Dalam kegiatan ini, petugas memberikan layanan lengkap mulai dari verifikasi data hingga pengambilan data biometrik. Para siswa hanya cukup membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan berpakaian bebas rapi.

Kepala SMAN 1 Bojonegoro, Wiwik Widowati, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, layanan jemput bola sangat membantu pihak sekolah dalam mendukung siswanya menjadi warga negara yang sadar administrasi sejak dini.

"Program ini sangat membantu peserta didik kami. Mereka tidak perlu lagi antre di kantor layanan luar sekolah. Kami berharap seluruh siswa yang sudah memenuhi syarat dapat memanfaatkan momen ini," tuturnya.

Melalui keberlanjutan program JEMPOLAN, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap target kepemilikan KTP-el di tingkat pelajar dapat terpenuhi 100%. Selain untuk kepentingan identitas, KTP-el ini nantinya akan menjadi kunci bagi para siswa untuk mengakses berbagai layanan publik lainnya, termasuk persiapan memasuki dunia perkuliahan atau kerja.[fif/nn]