Talkshow Hari Pertama BWBF 2026: Manfaatkan AI untuk Percantik Konten Visual Produk UMKM

Redaksi
17 Jun 2026
46 dilihat

Talkshow Hari Pertama BWBF 2026: Manfaatkan AI untuk Percantik Konten Visual Produk UMKM

Bojonegorokab.go.id – Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi wastra dan ekonomi kreatif, tetapi juga ruang belajar bagi masyarakat. Salah satunya lewat talkshow bertajuk “Product Shoot & Copywriting Cepat: Bikin Wastra Bojonegoro Tampil Premium Hanya Pakai Smartphone” yang digelar Rabu (17/06/2026).

Talkshow tersebut diikuti oleh pelaku UMKM, siswa, serta pengunjung BWBF yang ingin memperdalam pengetahuan mengenai pemasaran produk di era digital. Kegiatan menghadirkan narasumber Bhaot Sudanco, AI Visual Content Creator asal Kediri.

Dalam pemaparannya, Bhaot Sudanco menjelaskan bahwa visual menjadi elemen penting dalam pemasaran digital. Menurutnya, foto produk merupakan hal pertama yang dilihat calon pembeli saat berbelanja secara daring.

“Ketika orang belanja online, yang pertama dilihat bukan harga dan bukan deskripsi, tetapi foto produk. Mata manusia lebih cepat menangkap gambar daripada tulisan. Foto yang menarik membuat orang berhenti scroll, setelah itu baru melihat harga dan membaca deskripsi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa foto merupakan pintu masuk sebuah penjualan. Karena itu, pelaku usaha perlu memahami dasar-dasar fotografi produk agar mampu menampilkan keunggulan produknya secara maksimal.

Menurut Bhaot, teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembuatan konten visual. Namun demikian, pemahaman dasar tetap diperlukan agar hasil yang ditampilkan sesuai dengan karakter produk yang dijual.

“AI bisa membantu, tetapi ilmu dasarnya tetap harus diketahui. Yang penting adalah bagaimana foto mampu mengikat perhatian dan menarik minat calon pembeli. Apa yang kita jual harus sebisa mungkin dituangkan dalam foto. Saat ini tulisan sering kali tidak lagi dilirik, sehingga foto atau video menjadi penentu apakah orang akan melanjutkan melihat produk atau justru melewatinya,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan berbagai tips fotografi produk menggunakan smartphone. Di antaranya memanfaatkan pencahayaan (lighting) sebagai faktor utama dalam menghasilkan foto yang baik, menggunakan fitur grid untuk menjaga komposisi tetap rapi, mengatur resolusi pada kualitas tertinggi, memperhatikan fokus dan pencahayaan, serta menambahkan properti pendukung agar produk terlihat lebih menarik dan profesional.

Penggunaan smartphone, lanjut Bhaot, menjadi solusi yang efektif bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif karena mudah diakses serta mampu menghasilkan konten berkualitas apabila digunakan dengan teknik yang tepat.

Selain membahas fotografi produk, peserta juga memperoleh pengetahuan dasar mengenai copywriting untuk mendukung promosi digital. Materi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha menyusun pesan pemasaran yang lebih efektif sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal.

Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM diharapkan semakin berkembang, mandiri, dan produktif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Bojonegoro kepada pasar yang lebih luas. Setelah mengikuti talkshow, para pengunjung dapat melanjutkan kunjungan dengan menikmati pameran wastra batik serta beragam stand kuliner yang turut meramaikan BWBF 2026.[zul/nn]