Hari Pertama Buka, Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Ramai Diserbu Pengunjung

Redaksi
17 Jun 2026
78 seen

Hari Pertama Buka, Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Ramai Diserbu Pengunjung

Bojonegorokab.go.id – Deretan kain batik berwarna-warni menggantung rapi di setiap stan. Sesekali tangan para pengunjung meraba tekstur kain, mencermati motif, lalu berbincang hangat dengan para perajin. Suasana itulah yang mewarnai hari pertama Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro, Rabu (17/6/2026).

Tak sekadar menjadi tempat berbelanja, BWBF ini menjadi ruang perjumpaan antara tradisi dan gaya hidup masa kini. Mulai dari keluarga, anak muda hingga penggemar batik tampak antusias menyusuri satu per satu stan yang menampilkan kekayaan motif dari berbagai daerah.

Di salah satu stan, pengunjung terlihat sibuk memilih kemeja batik dan kain dengan motif khas. Senyum para pelaku UMKM dan perajin tak henti mengembang setiap kali transaksi terjadi. Percakapan hangat antara penjual dan pembeli seolah menjadi penanda bahwa batik bukan sekadar lembar kain, melainkan cerita dan identitas yang terus hidup.

Ramainya pengunjung pada hari pertama menjadi angin segar bagi para perajin dan pelaku ekonomi kreatif. Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa batik masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat, bahkan di tengah derasnya tren fesyen modern.

Mengusung tema “Wastrane Bojonegoro Membumi lan Ngamboro ing Bawono”, festival yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro ini menghadirkan pameran batik, aksesori, talkshow, fashion show, dan berbagai lomba hingga hiburan musik selama empat hari pelaksanaan.

Salah satu pengunjung Awwaliya datang ke Wastra Batik Festival bukan hanya untuk membeli pakaian batik. Menurut dia, ada kebanggaan tersendiri ketika mengenakan karya para perajin lokal. "Sebab, di setiap goresan motif, tersimpan warisan budaya yang terus dijaga agar tetap membumi dan dikenal lebih luas,"ungkapnya

Hari pertama BWBF berlangsung semarak. Seremoni pembukaan BWBF digelar dengan panggung besar di alun-alun Bojonegoro. Pada event tahun ini, terdapat 69 stand di dalam tenda pameran yang diisi oleh perajin batik, pelaku ekonomi kreatif, dan berbagai produk unggulan daerah. Juga ada 39 stand UMKM di area luar tenda, sehingga total terdapat 108 stand yang meramaikan festival hingga 20 Juni mendatang.[fif/nn]