Event BWBF 2026 Makin Semarak, Puluhan Peserta Unjuk Kebolehan dalam Lomba Mendongeng Imajinasi

Redaksi
19 Jun 2026
54 seen

Event BWBF 2026 Makin Semarak, Puluhan Peserta Unjuk Kebolehan dalam Lomba Mendongeng Imajinasi

Bojonegorokab.go.id – Lomba Mendongeng Imajinasi tingkat SD/MI pada Jumat (19/6/2026) menjadi salah satu rangkaian kegiatan Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 yang digelar di Alun-Alun Bojonegoro. Mengusung tema “Kain Istimewa Pemberian Raja”, kegiatan ini diikuti puluhan peserta yang tampil percaya diri membawakan dongeng di hadapan dewan juri.

Para peserta bergantian maju ke panggung utama sambil tersenyum lebar menyampaikan cerita imajinatif mereka. Lomba ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menampilkan kemampuan bertutur sekaligus mengasah kreativitas dan kepercayaan diri.

Mewakili dewan juri, Agung Ridwan Asmaka menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro.

“Acara ini didukung penuh oleh Pemkab Bojonegoro melalui Disbudpar Bojonegoro. Kita dikasih wadah sebagai anak muda untuk mengembangkan bakat. Ini bukan sekadar lomba, tapi bagaimana kita terus bertumbuh dan tetap belajar sepanjang hayat,” ujarnya.

Selain Agung, dewan juri dari Sanggar Dunia Imajinasi, juga ada Oky Dwi Wicahyo dari Sanggar Sedhet Srepet, serta Ahmad Agung Verianto dari Sanggar Dongeng Indonesia. Lomba mendongeng ini diikuti oleh 32 peserta dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Bojonegoro.

Pada kesempatan tersebut, Tiwi, orang tua dari Gefia Lebda Supratiwi, siswi SDN Jatiblimbing 2 Dander yang berhasil meraih juara pertama, mengungkapkan bahwa putrinya memang telah terbiasa tampil di depan umum sejak kecil.

Menurutnya, Gefia pernah terjun di dunia modelling dan berhasil mengoleksi banyak piala. Saat mengikuti lomba mendongeng dalam Bojonegoro Wastra Batik Festival, putrinya juga menunjukkan semangat yang tinggi. Bahkan, persiapan kostum dan riasan dilakukan sendiri oleh Gefia.

“Masalah baju dan riasan wajah dia sudah mempersiapkan sendiri dengan semangat untuk acara lomba dongeng di bojonegoro wastra batik festival ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Roviatul Andevia, ibunda dari peserta Zadev Ahmad Sakha asal MIN 1 Bojonegoro, menuturkan bahwa persiapan lomba telah dilakukan sejak awal bulan, mulai dari penyusunan naskah hingga pembuatan kostum dan aksesoris.

Ia menjelaskan bahwa putranya telah mengikuti lomba sejak duduk di TK B. Berbagai kompetisi yang pernah diikuti antara lain lomba dai kecil, dengan prestasi mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, bahkan pernah mewakili Bojonegoro di tingkat provinsi meski belum berhasil meraih juara.

Dalam proses penyusunan cerita, Zadev bekerja sama dengan sang ibu untuk memodifikasi naskah yang akan dibawakan. Hingga saat ini, Zadev tercatat telah mengikuti 14 kali perlombaan dan berhasil meraih kemenangan dalam 11 di antaranya. Ia juga pernah mengikuti lomba secara daring di tingkat internasional.

Meski demikian, Roviatul selalu menanamkan kepada putranya bahwa setiap perlombaan bukan hanya tentang kemenangan. Ia menyiapkan mental anaknya agar tetap menjadikan setiap kompetisi sebagai pengalaman berharga, baik saat berhasil menjadi juara maupun ketika belum memperoleh hasil yang diharapkan.

Melalui Lomba Mendongeng Imajinasi ini, Bojonegoro Wastra Batik Festival tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan kecintaan terhadap dunia literasi serta seni bertutur. [ai/nn]

Berikut daftar pemenang lomba:

Juara Lomba Mendongeng Imajinasi Wastra Batik Bojonegoro 

Juara 1 : Gefia Lebda Supratiwi Kelas 6 SDN Jatiblimbing 2 Dander

Juara 2 : Aerilyn Belivania Maysandhy Kelas 6 SDN Kadipaten 1 Bojonegoro 

Juara 3 : Almira Sofia Putri Hidayat Kelas 6 SDN Pagerwesi Trucuk

Juara Favorit: Mazaya El Shanum Kelas 1 MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro